Archive for the ‘sehat sejahtera’ Category

Candidiasis pada PriaInfeksi jamur pada penis sering disebut “penyakit keluarga”, karena itu sering didukung oleh salah satu dari pasangan seksual. Bahkan dengan tidak mengalami gejala apapun, seorang pria bisa menjadi pembawa gejala dari jamur Candida. Meskipun tidak begitu serius deianggap sebagai penyakit, kandidiasis dapat menyebabkan komplikasi yang tidak diinginkan pada pria, seperti penyebaran infeksi jamur sampai ke uretra (saluran kemih). Akibatnya, infeksi Candidiasis pada pria kadang-kadang berkembang menjadi sistitis (Ccystitis) atau infeksi saluran kemih, prostatitis atau bahkan dapat menderita masalah ketidaksuburan. Oleh karena itu, bahkan jika Anda melihat sariawan (thrush) sebagai masalah kecil, pengobatan dan terutama pencegahan sangat diperlukan. Artikel ini akan berguna bagi semua orang, karena infeksi jamur genital tetap menjadi penyakit yang sangat umum pada pria dan wanita. Kami akan berbagi 10 fakta penting tentang sariawan (infecsi ragi Candida) pada laki-laki, meninjau infeksi ragi yang khas pada laki-laki, gejala mereka dan terutama “oknum” penyebab titik merah pada penis.

Istilah medis, untuk infeksi jamur pada pria, adalah “kandidiasis“, yang menunjukkan infeksi jamur dari spesies-spesies Candida (ragi) yang sangat bervariasi. Spesies yang sangat umum menginfeksi adalah Candida albicans. Candida adalah jamur yang biasa terdapat dalam mikroflora normal rongga mulut dan usus. Pada kaum perempuan Candida terdapat di dalam vagina. Namun demikian, jika Anda memiliki mereka, itu tidak berarti Anda telah terinfeksi. Kandidiasis terjadi ketika ragi Candida mulai tumbuh dan berkembang secara besar-besaran. Kondisi ini sering terjadi dalam kasus kekebalan tubuh melemah, misalnya, setelah pemakaian antibiotika.

Infeksi jamur pada penis menimbulkan kombinasi gejala dari ruam merah dengan lapisan putih pada kepala penis. Seringkali lapisan ini menyerupai keju dalam konsistensi. Pada saat yang sama, sariawan laki-laki mungkin tidak aktif, karena tidak ada gejala sama sekali. Dalam kondisi ini, jika tidak menggunakan pelindung (kondom), pria pembawa jamur akan menularkan infeksi ragi untuk pasangan seksual mereka yang perkembangan raginya lebih cepat dan intensif.. Jika ragi berkembang, akan menyebabkan banyak ketidaknyamanan, karena sariawan vagina yang terinfeksi sangat khas.

Propolis produk PT Melia Sehat Sejahtera dikemas dalam botol ukuran 6ml. Harga eceran Rp 110,000 per botol. Harga untuk menjadi member atau harga member Rp 605,000 per 7 botol (sudah termasuk pajak penjualan 10%). Menjadi member jauh lebih murah dan menguntungkan. Peluang penghasilan member dengan 1 paket Melia Propolis: Rp 850,000 per hari. Unduh formulir ordernya DI SINI sekarang juga untuk memesan Melia PROPOLIS via e-mail.

Tidak mau seperti ini bukan?

penile-candidiasis-300x168penis-yeast-infection

Hanya dengan kurang dari Rp 700,000 Anda dapat menjaga kesehatan “organ yang sangat vital” dalam kehidupan Anda…

 

FacebookShare

Tiga Aktivitas

Saudara,

Biasanya pelaku binis MLM dalam mempromosikan bisnisnya kepada prospekan, mengemukakan keunggulan sistem MLM-nya diikuti dengan keberhasilan-keberhasilan para member senior. Biasanya pula dikemukakan bahwa setelah menjalani bisnis MLM itu, member senior lalu menjadi bebas finansial dan bebas waktu kerja. Setelah itu dinyatakan sang member senior itu keluar dari pekerjaan semula. Ada mantan direktur bank, ada mantan PNS, manager perusahaan besar dan lain-lain. Intinya dipromosikan yang enak-enak, yang sukses dan seterusnya. Dalam hal ini, saya ingin berbagi hal yang sebaliknya.

Saya menawarkan bisnis MLM yang sangat smart, fair, transparant dan perlu kerja keras di awal-awal setelah seseorang bergabung. Perusahaan MLM yang saya tawarkan tak lain dan tak bukan adalah MLM dari PT Melia Sehat Sejahtera (PT MSS) yang memasarkan hanya dua macam produk (Melia Propolis dan Melia Biyang). MLM yang hanya membayarkan tiga macam bonus, dua bonus harian dan satu bonus bulanan ditambah dengan bonus mingguan dari penjualan ECERAN (Retail).

Aktivitas terberat dari bisnis ini adalah BERGABUNG. Kemudian disusul dengan pekerjaan terberat nomor dua, yaitu MEREKRUT MEMBER BARU (Sponsoring). Terakhir disusul aktivitas terberat nomor 3 yaitu MEMBINA JARINGAN BINARY agar terus berduplikasi, sehingga dapat berkembang jaringan dan bonusnya secara MITOTIK. Jika ketiga pekerjaan berat itu berhasil Anda tempuh dengan sukses, maka dapat dipastikan aktivitas Anda selanjutnya sebagai pelaku MLM adalah MENIKMATI PASSIVE INCOME sebesar Rp 850,000 per hari dari setiap modal sekali selamanya Rp 635,000 (Rp 30,000 pendaftaran + Rp 605,000 pembelian 1 paket produk atau 1 unit bisnis).

Mengapa dikatakan setiap modal sekali? Karena di PT MSS Anda dapat bergabung dengan jumlah unit bisnis yang tidak dibatasi. Anda boleh bergabung dengan 1, 3, 7 atau 15 unit bisnis (formula yang umum) sekaligus ketika bergabung, atau berangsur-angsur menambah unit bisnis senilai Rp 605,000 per unit yang tidak lain adalah harga produk PT MSS per paket. Anda siap menerima tawaran saya? Ok, mari kita bahas satu-satu.

1. BERATNYA BERGABUNG DI PT MSS. Ya, bergabung di PT MSS saya nyatakan aktivitas terberat. Kenapa? Karena pada waktu inilah satu-satunya kegiatan MLM Anda yang MENGELUARKAN UANG sebagai modal. Satu-satunya, karena Anda akan mengeluarkan modal itu hanya sekali, ketika bergabung senilai mata uang yang sangat-sangat MAHAL yaitu Rp 30,000 untuk pendaftaran saja.

Mahal bagi beberapa kolega saya yang saat bergabung uang senilai itu adalah penentu kehidupan rumah tangganya. Karena beberapa diantara mereka adalah tukang rokok, pedagang asongan di KRL, tukang bakso, tukang ojek dan lain-lain pekerjaan kelas bawah. Bagi mereka, uang Rp 30,000 adalah sangat mahal, karena dikembalikan dalam bentuk ID-card dan password untuk mengakses ruang anggota mereka di www.meliasehatsejahtera.com.

Apakah uang pendaftaran saja modal yang diperlukan. Secara tidak langsung jawabannya “IYA”. Setiap calon member PT MSS, berbeda dengan calon member MLM yang lain, dapat didaftarakan jika dan hanya jika membeli produk minimal 1 paket seharga Rp 605,000. Tetapi nilai Rp 605,000 ini akan kembali kepada Anda lebih besar berupa PRODUK yang sangat dapat diandalkan kasiatnya dalam menyembuhkan berbagai penyakit dan menjaga kesehatan dan kebugaran Anda.

Sebagai gambaran saya kemukakan, bahwa Melia Propolis sudah terbukti efektif sebagai penyembuh kanker sumsum tulang belakang, seperti yang dialami oleh Ibu Tumirah berikut. tumirahIbu Tumirah (mbak Mira) seorang penderita kanker sumsum tulang belakang tingkat akut sehingga perlu perawatan kimia (chemo-teraphy) yang biayanya sangat mahal. Sekitar 12,5 juta rupiah setiap teraphy. Itu pun harapan untuk tetap bertahan hidup sangat tipis, sehingga oleh dokter diperkirakan September 2007 yang lalu diperkirakan umur beliau tinggal beberapa bulan lagi. Untungnya sejak Nopember 2007 (karena ada kisahnya yang dimuat dalam sebuah majalah wanita) Top Leader PT MSS untuk wilayah Bogor, Dra. Safrida, bersama dengan seorang downline-nya datang menjenguknya dan memberinya Melia Propolis dan Melia Biyang.

Secara teratur mBa Mira mengonsumsi kedua suplemen itu, dan kesehatannya berangsur membaik, bahkan bulan April 2008 mBa Mira bisa berjalan meninggalkan kursi-rodanya. Sekarang kesehatan beliau telah pulih, tinggal daya ingatnya yang berkurang karena penyakitnya waktu itu sudah merambah ke otak. Meskipun demikian sekarang beliau telah menjadi salah seorang PRESENTER sekaligus LEADER di MLM PT MSS.

Nah, Saudara, bukankah mengonsumsi 1 paket Melia Propolis perminggu yang hanya Rp 605,000 jauh lebih murah dibanding terapi kimia untuk penderita kanker? Bagi orang sehat pun harga Melia Propolis dan Melia Biyang tidak lebih mahal dibandingkan pengeluaran para perokok yang mengonsumsi 1 bungkus rokok sehari, bukan? Maka dari itu, jelas bahwa modal sesungguhnya bergabung di MLM PT MNI ini hanya perlu modal uang sekali selamanya Rp 30,000 saja.

2. BERATNYA MELAKUKAN SPONSORING. Sponsoring (merekrut member) adalah aktivitas utama dalam bisnis MLM. Jaringan akan berkembang jika seorang member dapat merekrut member baru. Lebih banyak yang direkrut lebih besar pula peluang penghasilannya. Demikian pula dengan MLM PT MSS. MLM ini berformat jaringan BINARY, seorang member harus memiliki MAKSIMAL 2 member langsung (frontline). Jika Anda memiliki minimal 2 orang teman, saudara atau siapa saja yang dapat Anda ajak, maka aktivitas terberat kedua dari pelaku bisnis MLM PT MSS dengan mudah Anda lakukan. Lebih hebatnya lagi, ada kemungkinan ANDA memperoleh limpahan member dari upline atau sponsor Anda, karena mereka pun maksimal hanya boleh memiliki 2 member langsung, bukan? Atau Anda punya keluarga (misalnya suami atau isteri) yang dapat Anda ajak bergabung, berarti tinggal setengah saja beban sponsoring Anda. Apalagi dengan bonus sponsor sebesar Rp 100,000 untuk setiap paket yang berhasil Anda transaksikan kepada member baru Anda, cukup kiranya menutup biaya operasional sponsoring.

Yang lebih mengenakkan lagi, MLM PT MSS memperhitungkan ukuran jaringan (jumlah titik jaringan) bukan berdasarkan nama-nama downline atau jumlah orang, melainkan berdasarkan jumlah paket yang “dibeli” oleh member baru ketika bergabung dan jumlah paket yang “dibeli lagi” oleh member lama. Maka jika Anda bergabung sekaligus dengan 3 paket (modal total Rp 1,845,000) membership Anda langsung membentuk jaringan binary 1 level, dengan anggota: Anda-1 sebagai upline,  Anda-2 dan Anda-3 sebagai downline di kaki kiri dan kaki kanan Anda.

Anda bergabung dengan 7 paket sekaligus (Rp 4,265,000) Anda langsung memiliki jaringan 2 level dan sebagian modal Anda dikembalikan (Rp 170,000) sebagai bonus Leadership, karena di bawah Anda-1 ada 3 unit di kaki kiri dan 3 unit di kaki kanan. Anda bergabung dengan 15 unit (modal Rp 9,105,000), langsung memiliki jaringan 3 level. Setiap titik Anda adalah unit bisnis, dengan peluang (jika jaringan berkembang) masing-masing unit menghasilkan bonus leadership Rp 850,000 sehari.

Lalu dimana beratnya? Beratnya adalah jumlah member yang harus Anda rekrut dengan rumus demikian. Bergabung dengan 1 unit, artinya Anda harus merekrut 2 member. Bergabung dengan 3 unit, Anda harus merekrut 4 member, bergabung dengan 7 unit sekaligus Anda harus merekrut 8 member dan bergabung dengan 15 unit sekaligus Anda harus merekrut 16 member. Ini membawa konsekuensi pada aktivitas terberat ketiga yaitu MEMBINA JARINGAN.

3. BERATNYA MEMBINA JARINGAN BINARY PT MSS. Meskipun ini saya anggap aktivitas terberat ke-3, inilah aktivitas yang paling penting. Membina jaringan binary cukup dengan DUPLIKASI, yaitu mengajak downline (frontline) Anda melakukan hal yang sama dengan aktivitas Anda. Jika Anda bergabung dengan 1 unit, artinya Anda harus mengajak 2 orang member. Nah, dua orang member inilah yang Anda bina dan arahkan agar juga merekrut 2 orang member. Beri target keberhasilan seperti Anda. Misalnya Anda berhasil merekrut 2 member itu dalam waktu 1 minggu, maka usahakan atau minta mereka juga berhasil merekrut 2 member barunya dalam waktu maksimal 1 minggu. Selanjutnya bersama-sama dengan 2 frontline Anda bina dan ajak downline level 2 Anda melakukan kegiatan yang sama. Setelah itu berhasil dan duplikasi dapat berjalan lancar, ANDA BISA MEMUTUSKAN BERHENTI melakukan sponsoring. Jika jaringan terus berduplikasi dengan tambahan 2 kali lipat setiap minggu, maka kegiatan Anda selanjutnya (mulai minggu ke-5) hanyalah menghitung BONUS LEADERSHIP yang masuk ke rekening ANDA setiap minggu Rp 850,000. Nah Saudara, inilah tawaran pekerjaan TERBERAT dari member bergabung dengan 7 unit sekaligus Anda harus merekrut 8 member PT Melia Sehat Sejahtera. Anda berminat? Silakan kirim e-mail ke mssdramaga@yahoo.com atau mnidramaga@gmail.com. Atau SMS saya di 0819-31101719. Sampai Jumpa di Passive Income Rp 850,000 per minggu…!!!

FacebookShare

Motivasi kerja dan loyalitas karyawan adalah faktor penentu kinerja institusi. Motivasi kerja dan loyalitas karyawan dapat ditingkatkan dengan memberinyaincome generating activities (IGA). Hasil IGA dibagikan sebagai pendapatan tambahan. Bentuk IGA yang dipilih harus dapat dilakukan dengan kesempatan yang sama oleh seluruh anggota institusi, tanpa mengurangi waktu kerja.

MLM dengan format Binary PT Melia Sehat Sejahtera (PT MSS) berpotensi dijadikan IGA institusi. MLM MSS dapat dimodifikasi pendanaan awal dan perekrutannya. Modifikasi melibatkan Supporting System dengan outsourcing, spill over downlines, referral dan anchor network recruitment. Sistem ini memungkinkan karyawan rendahan suatu unit kerja menjadi anggota dengan dana talangan sebagai anggota pasif yang tugasnya hanya menerima bonus.

Hal ini dimungkinkan karena bonus MLM MSS dihitung sekali jadi secara harian sehingga tidak ada peringkat dan kewajiban tutup poin (belanja ulang).

MLM MSS hanya memasarkan 2 macam produk suplemen kesehatan, MeliaPropolis (produk lebah multi guna) dan Melia Biyang Spray (stimulan HGH) yang jutaan bukti keandalannya telah ditayangkan di internet. Harga kedua produk sama, Rp 605,000 per paket (sudah termasuk pajak 10%), Biaya pendaftaran Rp 30,000 yang berlaku selamanya. Modal awal membangun jaringan MLM MSS sebesar Rp 635,000. Penambahan anggota dari karyawan dapat dilakukan dengan dana talangan yang terbayarkan dari bonus setelah jaringan berkembang.

Potensi penghasilan setiap anggota pasif: 1) Bonus Leadership sebesar Rp 170,000 hingga 850,000 yang diperhitungkan setiap hari, 2) Bonus Uni Level total hampir Rp 86,000,000 jika berkembang sempurna mencapai 11 generasi

Bisnis MLM MS sangat cocok dijalankan oleh unit kerja sebagai IGA yang tidak mengganggu waktu kerja karyawan. MLM MSS juga dapat dijalankan oleh perorangan atau kelompok secara berpatungan. Keanggotaan MLM MSSbersifat perseorangan, sehingga keterlibatan institusi sebagai member MLM MSS harus bersifat pribadi pula.

Unduh File IGA PDF di SINI

produk200x100

Dua produk PT Melia Sehat Sejahtera dipasarkan dengan harga sama Rp 605,000 per paket (harga sudah termasuk pajak penjualan 10%). Menjadi member jauh lebih murah dan menguntungkan. Peluang penghasilan member dengan 1 paket produk: Rp 850,000 per hari. Unduh formulir ordernya DI SINI sekarang juga untuk memesan PRODUK PT Melia Sehat Sejahtera via e-mail.

FacebookShare

FAKTA

Rendahnya motivasi kerja dan loyalitas.

Masalah pokok dalam manajemen kinerja pegawai atau karyawan dan staf manajemen suatu unit kerja adalah rendahnya motivasi kerja dan loyalitas. AC Daniels (2000) dalam bukunya Maximum Performance, menuliskan bahwa masalah itu menyebabkan kinerja karyawan jauh di bawah kapasitas kerjanya. Sementara itu pelatihan-pelatihan memotivasi kerja banyak yang tidak membawa hasil memuaskan. Hal ini merupakan akibat penerapan manajemen berbasis anteseden (antecedent) pada banyak unit kerja. Sangat jarang unit kerja yang menerapkan manajemen berbasis konsekuensi (consequent).

Anteseden adalah penyebab suatu perilaku, sedangkan konsekuensi adalah hasil dari suatu perilaku yang sering disebut dengan umpan balik. Sebagai motivator kerja, walaupun cukup efektif, anteseden umumnya bersifat jangka pendek, dan pada kondisi tertentu justru kontra-produktif. Motivator konsekuensi umumnya berdampak jangka panjang. Dengan demikian konsekuensi yang bersifat positif akan berdampak secara simultan bersifat progresif dan berkelanjutan. Konsekuensi positif yang paling efektif adalah dorongan positif berupa insentif yang semakin meningkat. Insentif yang demikian akan mengatasi kebosanan karyawan akan rutinitas pekerjaan dan pendapatan atau upah yang tetap.

Dengan semangat otonomi, banyak unit kerja melakukan berbagai aktivitas yang menghasilkan pendapatan (Income Generating Activities – IGA). Sayangnya karena perbedaan antar unit, IGA justru dapat menurunkan kinerja institusi secara integral, karena dapat membangkitkan kecemburuan dari unit-unit yang kurang “basah”. IGA juga dapat membuat para pelakunya “terlalu asyik” dengannya sehingga menurunkan loyalitas dan motivasi kerja. Oleh karena itu perlu ditemukan IGA yang adil bagi setiap anggota institusi dengan peluang, tantangan, kesulitan dan pendapatan yang setara. Perlu juga ditemukan IGA yang seminimal mungkin “mengambil” jatah waktu kerja karyawan.

Usaha multi level marketing (MLM) sebenarnya dapat dijadikan IGA yang adil dan tidak mengganggu waktu kerja. Sayangnya kebanyakan pelaku MLM sukses justru meninggalkan pekerjaan asalnya. Hal ini terjadi karena pelaku MLM termakan provokasi dari para upline yang sudah sukses terlebih dahulu dan dimanfaatkan untuk mempertahankan peringkat dalam jaringan MLM-nya. Maka pertanyaannya, “adakah MLM yang tidak demikian dan dapat dijalankan oleh suatu institusi atau perorangan atau campuran antara keduanya?”

… baca selengkapnya, silakan unduh file PDF-nya di SINI.

produk412x183Utamakan kesehatan Anda agar dapat mengelola waktu sebagai modal usaha. Kami tawarkan produk HERBAL yang sudah terbukti keandalannya. Klik formulir ordernya di SINI.

FacebookShare

Evaluation of mucoadhesive gels with propolis (EPP-AF) in preclinical treatment of candidiasis vulvovaginal infection.

Berretta AA, de Castro PA, Cavalheiro AH, Fortes VS, Bom VP, Nascimento AP, Marquele-Oliveira F, Pedrazzi V, Ramalho LN, Goldman GH. (NVA Research Update E-Newsletter October 2013)

Sariawan Vagina1Vulvovaginal candidiasis is the second cause of vaginal infection in the USA. Clinical treatment of C. albicans infections is routinely performed with polyenes and azole derivatives. However, these drugs are responsible for undesirable side effects and toxicity. In addition, C. albicans azole and echinocandin resistance has been described. Propolis is a bee product traditionally used due to its antimicrobial, anti-inflammatory, and other properties. Therefore, the present work aimed to evaluate different propolis presentations in order to evaluate their in vitro and in vivo efficacy. The methodologies involved antifungal evaluation, chemical analysis, and the effects of the rheological and mucoadhesive properties of propolis based gels. The obtained results demonstrated the fungicide action of propolis extracts against all three morphotypes (yeast, pseudohyphae, and hyphae) studied. The highest level of fungal cytotoxicity was reached at 6-8 hours of propolis cell incubation. Among the based gel formulations developed, the rheological and mucoadhesive results suggest that propolis based carbopol (CP1%) and chitosan gels were the most pseudoplastic ones. CP1% was the most mucoadhesive preparation, and all of them presented low thixotropy. Results of in vivo efficacy demonstrated that propolis based gels present antifungal action similar to clotrimazole cream, suggesting that future clinical studies should be performed.

[Evaluasi gel mukoadhesif dengan propolis (EPP-AF) dalam pengobatan praklinis infeksi vulvovaginal candidiasis

Infeksi Ragi Candida albicans penyebab sariawan kewanitaanKandidiasis vulvovaginal adalah penyebab infeksi vagina kedua terpenting di Amerika Serikat. Pengobatan klinis dari infeksi Candida albicans secara rutin dilakukan dengan poliena dan turunannya, azole. Namun, obat ini bertanggung jawab untuk efek samping yang tidak diinginkan dan toksisitas yang tinggi. Selain itu, telah dibuktikan dan dijelaskan berkembangnya C. albicans yang resisten terhadap azole dan echinocandin. Propolis adalah produk lebah yang secara tradisional digunakan sebagai antimikroba, anti-inflamasi, dan khasiat-khasiat lainnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi presentasi propolis yang berbeda dalam rangka untuk mengevaluasi kemanjurannya secara in vitro dan in vivo. Metodologi yang digunakan meliputi evaluasi antijamur, analisis kimia, dan efek dari sifat reologi dengan memformulakannya sebagai gel mukoadhesif yang ditambahkan propolis. Hasil yang diperoleh menunjukkan terdapat aktivitas fungisida dari ekstrak propolis terhadap ketiga morphotype jamur (ragi, pseudohyphae, dan hifa). Level tertinggi dari sitotoksisitas jamur dicapai pada 6-8 jam inkubasi sel propolis. Di antara formulasi berbasis gel yang diujikan , hasil rheologi dan mukoadhesif menunjukkan bahwa propolis berbasis karbopol (CP1%) dan gel kitosan adalah  yang paling pseudoplastic. CP1% adalah persiapan yang paling mukoadhesif, dan mereka semua menunjukkan thixotropy rendah. Hasil pengujian in vivo menunjukkan bahwa propolis berbasis gel menunjukkan aktivitas antijamur yang mirip dengan krim clotrimazole, sehingga perlu dilakukan studi klinis]

Propolis produk PT Melia Sehat Sejahtera dikemas dalam botol ukuran 6ml. Harga eceran Rp 110,000 per botol. Harga untuk menjadi member atau harga member Rp 605,000 per 7 botol (sudah termasuk pajak penjualan 10%). Menjadi member jauh lebih murah dan menguntungkan. Peluang penghasilan member dengan 1 paket Melia Propolis: Rp 850,000 per hari. Unduh formulir ordernya DI SINI sekarang juga untuk memesan Melia PROPOLIS via e-mail.

Tidak mau seperti ini bukan?

imagesCAL7B732 For less than Rp 700,000 you can protect one of your most vital organs… you are worth it

FacebookShare

Oleh Ki Denggleng Pagelaran, 29 April 2003

Pertanyaan, pasendhon dari Suga Derida

Salam, 1. Ki Hadjar Dewantara : suwung-awang-uwung.Segala sesuatu bermula  dari “tiada” dan “ketiadaan”. 2. Teori evolusi itu kan sekadar konsep yang  digagas oleh manusia yang terikat waktu dan kenisbian. Lha…manusia yang  serba terbatas melihat “ketakberhinggan” semesta…..gagu ta. 3. Evolusi itu  “ada”, Revolusi juga ‘ada”, Kun fayakun juga “ada”. terimakasih.

—————-

KDP:

Terimakasih kembali.

khdKi Hadjar Dewantara, barangkali mewakili pemahaman Jawa  dalam hal asal-usul manusia atau asal-usul alam semesta. Memang pada mulanya sebutan untuk Hyang Maha Pencipta bagi faham Jawa adalah Hyang Taya (dalam bahasa Jawa  sekarang dipanjangkan menjadi Hyang Tan Kinayangapa, Hyang Tidak Dapat Diperapakan). Faham selanjutnya menyatakan bahwa Hyang Taya melakukan Titah, yang bermakna kalimat, kata-kata, ujaran atau kalam atau qalam azali.

Dari Titah itulah ada yang Tumitah (dikatakan, diujarkan, di-kalam-kan, mengandung qalam), oleh karena itu, ‘kun fayaa kun’ sebagai asal-usul kejadian, tidak bertentangan dengan faham titah Hyang Taya itu. Jadi segala yang ada dan dianggap ada, bagi faham Jawa dengan Hyang Taya-nya adalah TITAH itu sendiri, dan adanya karena dititahkan atau TUMITAH. (sayang kini seselan ‘um’ ini nyaris hilang baik dalam bahasa Jawa maupun Indonesia, meskipun agak berbeda, namun keberadaannya sebetulnya mampu mencakup pengertian yang sesuai dengan budaya pemakai bahasa).

Terjadi pergeseran makna ketika segala titah ini dipersamakan dengan the creatures, ciptaan. Sebab, dalam khasanah Jawa, cipta itu adanya karena rasa. Rasa dibangun oleh karsa. Kedudukannya memang paling tinggi dalam khasanah kemanusiaan Cipta – Rasa – Karsa. Namun cipta ada adalah karena setelah manusia ada lengkap dengan daya persepsi dan apresiasi kejiwaan ketika mencitra keberadaannya di antara segala ciptaan terhadap yang mengadakannya. Tetapi apa boleh buat, bahasa memang tidak lagi menjadi kekuatan penyampaian idea mutlak bagi sesuatu bangsa sekarang ini. Apalagi pada jaman yang sudah demikian canggih teknologi dan sarana berkomunikasinya.

Yang jelas bahwa Hyang Taya itu sudah hampir tidak dipahami lagi oleh generasi Nusantara sekarang. Tidak hanya itu bahkan Hyang Manon (dari asal kata ‘ton’ yang bermakna lihat) yang arti esensialnya adalah Hyang Melihat (dengan sendirinya), pun tidak dipahami lagi. Melihat yang merupakan sifat azali dan menjadi Maha Melihat, dahulunya mampu menjadi pembatas aktivitas ‘pengaku’-nya. Betapapun ‘titah’ selalu dalam Penglihatan Hyang Manon. Dari itu lebih maju lagi menjadi sesebutan Hyang Widhi. Adalah, Dia yang Maha Memberi Ijin, dan ijin itu adalah perkenan atau kemauanNya.

Nah demikianlah kira-kira pendugaan saya tentang Ki Hadjar Dewantara (Soewardi Soerjaningrat), dalam memikirkan keberadaannya. Dan olehnya itu, kun-faya-kun, tetaplah berlaku sepanjang memahami bahwa segala sesuatu ‘titah’ itu mengada karena dititahkan ada dari tiada. Tetapi proses selanjutnya, barang kali terletak pada penggal ungkapan ‘faya’ yang rupanya dapat dimaknai sebagai suatu proses yang bila dihitung dengan ‘waktu’ (ini juga suatu titah) yang berlaku pada manusia dan sekaligus menjadi ‘pembatas’ semena-mena keberadaan manusia secara individu, menjadi sangat panjang.

Nah, dalam perjalanan ‘titah’ yang bernama waktu (Hyang Kala, yang bukan berarti bahwa Kala itu Taya, melainkan dengan Kala, Hyang Taya mengelola jagad seisinya), manusia secara individu maupun agregat ‘MANUSIA’ berada di dalamnya. Secara individu, kehidupan manusia hanyalah sepersekian saat saja dari waktu-Nya Hyang Taya yang dianugerahkan kepada keberadaan jagad, juga MANUSIA sebagai nama titah yang memiliki keistimewaan mampu mengingat, belajar, berpikir dan lebih penting lagi mampu mengekspresikan ulang baik dengan perbuatan maupun bahasa atas hasil-hasil perkembangan dan pengalamannya itu, dipercaya baru muncul di muka bumi sekitar 150.000 tahun yang lalu (kalau tak salah).

Masa lampau tetap sebagai misteri, karena manusia tidak akan mampu mengarungi balik perjalanan Kala hanya atau baru terjadi dalam cerita-cerita fiksi-ilmiah yang kadang-kadang difilemkan, sekedar menjadi hiburan. Tetapi haruskah manusia berhenti memikirkan masa lalu, masa kemunculan nenek moyangnya? Rasa-rasanya kok tidak, kecuali manusia dan MANUSIA ingin berhenti keberadaannya saat ini juga.

Terimakasih lagi.

Ketawang Ibu Prtiwi (Karya Ki Nartosabdho):

Ibu Prtiwi paring boga lan sandhang kang murakabi,
paring rejeki manungsa kang bekti,
Sih sutresna mring sesami,
Ibu Prtiwi kang adhil luhuring budi.
Ayo sungkem mring Ibu Prtiwi

FacebookShare

perahu-bercadik-borobudurMaka sangatlah vital dan mendesak, bila kita ingin mengidentifikasi realitas diri kita, hidup kita, di masa kini (juga dulu dan nanti), mesti lebih dulu “membersihkan” bekas-bekas yang keras dan dalam dari pendekatandarat kita. Tentu saja hal ini sangatlah sulit, mengingat kultur kerajaan konsentris kini begitu meresap dan (dianggap) menjadi jati diri kita sebenarnya, termasuk dalam permainan politik mutakhir atau gerak ekonomi kita saat ini.

Namun hal itu mungkin bisa dimulai dari usaha mengidentifikasi pola rasial – seperti tersebut di halaman awal – juga pola relasi kultural yang terbangun sejak bercampurnya bangsa dan budaya Mongoloid-Austronesia dengan Australo-Melanesia. Dilihat dari akarnya, bangsa Indonesia adalah manusia yang berkulit gelap, sebagaimana kita temukan di pribumi Australia hingga Nugini dan kepulauan Fiji. Bercampur dengan pendatang dari Formosa yang melintas Selat Luzon, melahirkan suku-suku bangsa yang berkulit terang (Manado dan Maluku Utara) berhimpitan dekat bangsa berkulit gelap di Maluku Selatan dan Papua.

Pencampuran itu mengental bila kita bergerak ke Selatan. Dengan sisa-sisa Melanesia pada kulit agak gelap dan rambut keritingnya pada suku-suku bangsa di Timur Nusatenggara (bisa jadi Gajahmada berasal dari wilayah ini dilihat dari profil patungnya), hingga sampai pada Bali, Jawa dan Sumatera yang mulai coklat terang (sawo matang), yang boleh jadi juga karena percampuran secara genetik dengan albino Arya-Dravida. Maka lihatlah sebagian orang Jawa (orang kraton khususnya) yang relatif berkulit gelap, rambut lurus, dan hidung agak membengkok.

Tapi dari “hidung yang agak bengkok” inilah pergaulan atau interrelasi budaya nusantara yang sebelumnya terjadi secara dinamis, egaliter, terbuka, dan cair (sebagaimana karakter bangsa pesisir/pelaut) berubah menjadi statis, tertutup, feodal, dan kaku, sebagaimana tradisi kerajaan konsentris, seperti Demak dan Mataram. Usaha untuk melawan kecenderungan kultural itu, yang dilakukan oleh Mpu Sindok, dengan memindahkan pusat kerajaan ke kota pesisir Surabaya, dan mengangkat Gajah Mada, yang bisa jadi pelaut sejati asal Flores, cukup sukses pada awalnya, tetapi tenggelam juga akhirnya dengan datangnya agama daratan, Islam.

Agama baru ini datang dibawa oleh para mubalig-pengembara berasal dari kultur daratan (India, Arab dan Cina), lebih bisa berkompromi dengan tradisi Hindu/Buddha yang juga merupakan agama-darat. Bukan dengan agama para pelaut yang dewa-dewa dan tuhannya ada di lautan. Maka pergaulan budaya pun kembali memadat dan ketat, dalam regulasi semacam syariah, adat, dan sebagainya.

Kepadatan, keketatan, ketertutupan, ekskluisivitas-feodal, dan sebagainya inilah yang mesti kita coba lucuti untuk mengetahui dan memahami bagaimana budaya bangsa kita sebenarnya berakar dari dunia maritim. Dunia yang telah membawa kita ke ujung dunia terjauh, bahkan mungkin mencapai Amerika, sebelum Hsun-Fu diutus Shi-Huang-Ti menjelajah ke sana, apalagi Columbus yang seperti anak kemarin sore.

Sebagai gugusan puluhan ribu pulau, ratusan sub-etnik dan bahasa, kita adalah bangsa yang menggunakan laut untuk berkumunikasi, berdagang, berakulturasi, berproduksi dan berkreasi. Semua terjadi dalam kesetaraan, keterbukaan, dan kesediaan menerima yang asing (the others) secara ikhlas. Suatu mekanisme budaya yang membuat suku-suku bangsa di kepulauan ini terus berkembang, memperkaya diri, tanpa ada dominasi (apalagi nafsu kolonisasi), dan pada akhirnya mempertahankan diri mereka sebagai sebuah kesatuan, bhineka tunggal ika, hingga detik ini.

Pertanyaannya: dapatkah, lebih tepat mungkinkah, kita membalik kembali jalan sejarah kita? Dengan apa? Atau mungkin lebih pragmatis, perlukah? Di dalam peradaban mutakhir yang dikuasai oleh kultur kontinental (Eropa dan Cina, misalnya), adakah budaya bahari masih memiliki ruang untuk hidup? Apalagi dengan kecenderungan mutakhir, ketika laut dikuantifikasi menjadi jarak (bukan sebagai sesuatu yang hidup) yang kemudian ditaklukkan oleh teknologi (transportasi dan komunikasi, misalnya), adakah kebaharian masih perlu dipertahankan?

Lebih jauh lagi, beberapa bangsa sudah melihat darat dan laut bukan lagi masa depan bangsa, karena keduanya kini hanya menjadi restan atau limbah dari kerakusan teknologi. Kini mereka  berpaling ke wilayah lain: udara. Daerah sans frontiere kata Gene Roddenberry dalam Star Trek. Aerah tak bertuan dan belum ada peradaban apa pun yang membentuknya. Ke sanakah orientasi diri kita kini harus menuju?

Sekalian pemikir di negeri ini harus menjawabnya.

Jakarta, 25 Oktober 2009

Ide untuk Pengantar Diskusi “Budaya Bangsa Bahari”, Hotel Sultan Jakarta, 26 Oktober 2009.

FacebookShare

(Hanuman: tokoh idola atau penghianat?)

Catatan KDP: Saya sangat tercenung dan terkejut membaca bagian artikel Mas Radar Panca Dahana tentang “Tipuan Ajisaka” ini. Keterkejutan saya terletak pada figur tokoh epos Ramayana: HANUMAN. Ya, dalam pewayangan Ramayana versi Jawa, Hanuman (Anoman) sudah menjadi idola. Bahkan dimitologikan sebagai “Anak derivatif Hyang Bayu, dengan ciri berkain POLENG dan menggenggam kuku PANCANAKA, ketajaman yang LIMA. Tapi apakah benar dugaan Mas Radar, bahwa sebagai raja monyet yang maha sakti, Hanuman ternyata hanyalah sebagai tokoh penghianat bangsa Monyet yang membantu raja Arya Ramawijaya menaklukkan Rahwana (raja Sri Alengka)? Apakah benar rombongan monyet Gua Kiskendha itu sebenarnya satu rumpun bangsa dengan bangsa raksasa Alengka, sebagai lambang bangsa Dravida-Indonesia yang akan ditaklukkan oleh bangsa Arya? Silakan direnungkan….

Yang jelas perahu atau kapal bercadik yang tergambar di relief dinding Borobudur menyiratkan bahwa itu adalah kapal bangsa Indonesia terutama di pesisir selatan Jawa dan juga ciri khas kapal bangsa laut seperti suku Bajo. Karena ciri bercadik itulah yang memungkinkan kapal-kapal Nusantara mampu mengarungi samudera Pasifik (menuju kepulauan Fiji dan Selandia baru) dan samudera Hindia menuju Madagaskar dan bahkan mencapai pantai Afika Barat dengan membawa perbekalan yang hingga sekarang dapat dilacak buktinya berupa: AYAM, PISANG RAJA dan PISANG TANDUK, dan juga tanaman TALAS-TALASAN.

TIPUAN AJISAKA

perahu-bercadik-borobudurMaka, dari fakta yang diringkas sebelumnya (Indonesia Maritim #1 – #3), bisa kita mendapat pemahaman bagaimana kebudayaan Indonesia sebenarnya telah dibangun dengan cara yang sangat mengagumkan, dari kehidupan dan pengetahuannya tentang kelautan. Bukan daratan. Dan itu tidak hanya membuktikan betapa sebenarnya jati diri dan identitas muasal kita adalah pelaut sejati, bangsa laut yang besar dan disegani di masa purba (pra-sejarah), yang berinteraksi secara intens dengan peradaban-peradaban besar dan purba di Mesopotamia, Babylonia, Indus hingga Cina, tetapi juga serentak itu ia membantah keterangan sejarah yang kini taken for granted bagi kita, bahkan menjadi mitos.

Keterangan di atas membalik uraian sejarah formal bahwa Indonesia dibentuk oleh pendatang-pendatang dari sungai Mekong pada 3000 SM, atau kemudian diadabkan oleh bangsa India, disusul Arab, Cina, dan Eropa. Kenyataannya kita adalah bangsa yang sudah berdagang jauh sebelum Yesus atau Nabi Muhammad lahir. Tidak mengherankan, bila banyak bukti baru mengatakan Islam datang ke Indonesia bukan lagi pada awal abad 11 lewat para mubalig Cina dan Gujarat, tetapi sejak masa Nabi masih hidup. Bisa jadi begitu pula dengan agama Kristen, Buddha bahkan Hindu. [Atau mungkin justru substansi agama-agama itu diajarkan dan disebarkan oleh pelaut-pelaut Nusantara, jauh sebelum ditulisnya kitab-kitab dari bangsa Ibrani? Lewat guru-guru spiritual Nusantara yang kemudian nama-namanya diabadikan dan disucikan sebagai nama-nama dewa dan malaikat? – KDP]

Figur Timur Tengah atau Afrika?Kita tahu kini, sejak bangsa Arya mulai menempati lereng Himalaya dan sungai Gangga pada 1500 SM, mereka membutuhkan waktu 1,000 tahun lagi (500 SM) untuk sampai wilayah Selatan India, di mana ternyata sudah merupakan perkampungan orang Indonesia yang semarak di sana. Di masa itulah dipercaya, kitab-kitab utama Buddha lahir, kitab Vedha menyebar, dan peradaban Yunani melahirkan filosof-filosof yang tajam pikirannya.

Maka adalah hal yang sangat masuk akal, bahwa orang Indonesia (Austronesia) yang bercampur dengan Dravida sebenarnya adalah lawan dari penjajah Arya yang tengah mencoba melebarkan koloninya hingga Srilangka. Di sinilah, saya kira, mitologi Arya, Ramayana mendapatkan konteks historisnya. Rama sebagai raja Arya memerangi Rahwana, raja maha sakti Dravida. Dengan kelicinannya Rama menggunakan ‘rakyat setempat yang takluk’ sebagai “pasukan para” di garda depan. Rakyat yang berkulit gelap yang dipersonafikasi melalui monyet-monyet dan raja-raja monyet yang ditaklukkannya.

Babak Ramayana yang mengisahkan bagaimana Rama membangun jembatan monyet untuk menyerbu Rahwana, raja Sri Alengka (Srilangka), mengindikasikan betapa miskinnya pengetahuan Rama tentang laut, sehingga ia meminta bantuan bangsa Dravida-Indonesia yang takluk (yang digambarkan sebagai monyet) itu. Wajarlah jika raja monyet paling sakti yang menghamba pada Rama, Hanuman, di-“anugerahi” posisi khas: diputihkan kulit(dan bulu)nya, sebagaimana kulit bangsa Arya. Padahal sesungguhnya Hanuman adalah pengkhianat bagi bangsanya sendiri.

Penaklukan besar yang teriwayatkan dalam sastra indah ini, memberi kita beberapa proposisi interogatif yang menantang: tidakkah kolonialis Arya di Dravida yang datang ke pulau Sumatera dan Jawa, memanfaatkan teknologi pelayaran nusantara, untuk menaklukkan penguasa-penguasa pribumi di kepulauan itu? Tidakkah mitologi Ajisaka bagi masyarakat Jawa hanyalah sebuah legitimasi historis yang mitis, untuk penaklukan yang berpola sama dengan Rama? Ajisaka menaklukkan Dewata Cengkar (penguasa pribumi yang digambarkan sebagai rasaksa, sebagaimana rahwana), melalui senjata sederhana, kain pengikat kepala, sehingga membuat Dewata Cengkar tersingkir perlahan dan akhirnya tercebur ke laut, menjadi dhemit di selat Banyuwangi?

Betapa mitologi ini sudah menipu kita berabad-abad? Seakan orang Jawa ontologinya berujung pada pangeran dari India Selatan yang membawa aksara hanacaraka, yang tak lain kembangan dari bahasa suci Arya, Sansekerta? Semacam politik bahasa yang mengerangkeng pola dan daya tutur penuh suasana dari bahasa Jawa? Betapa keliru karenanya, bila orang Jawa, khususnya para raja dan sultannya jika mengidentifikasi diri pada mitologi dan politik bahasa ini. Atau memang kerajaan-kerajaan di Jawa tidak lain adalah pewaris pelanjut dari tradisi kerajaan Arya yang berorientasi kontinental alias daratan?

Dapatkan 7 botol @ 6 ml Melia Propolis hanya dengan Rp 635,000. Anda akan langsung menjadi member MLM PT Melia Sehat Sejahtera dengan peluang penghasilan hingga Rp 850,000 sehari…!!! Unduh formulir pemesanannya diSINI, lalu kirimkan e-mail order ANDA kedenggleng@yahoo.com, segera !

FacebookShare

608px-Musician_BorobudurMaka tak mengherankan bila arkeolog Giorgio Buccelati menemukan wadah berisi cengkih di rumah seorang pedagang di Terqa, Efrat Tengah, yang hidup dalam kurun 1700 SM. Atau arkeolog Inggris, Julian Reade, menemukan sisa-sisa domba atau biri-biri di pulau Timor dari kurun masa hampir sama (1500 SM). Tak ada penjelasan lain yang paling mungkin, selain cengkih yang masa itu hanya tumbuh di kepulauan Maluku dan biri-biri yang hanya dikembang-biakkan di Timur Tengah, dibawa oleh para pelaut Indonesia.
Ptolemeus sendiri menyebut beberapa kali kata baroussai, yang diyakini adalah kota dagang kuno Barus di (pantai Barat) Sumatera Tengah, sebagai penghasil kayu barus (kapur barus, WDW), dan pengekspor bahan-bahan utama pembuatan balsam untuk pengawetan mayat Raja Ramses II pada 5000 SM. Ptolemeus juga yang menyebut sebuah kata yang juga dimuat dalam kitab tertua di Yunani, Periplous tes Erythrais Thalasses (Periplous of the Erythrean Sea) yang ditulis pada pertengahan abad 1 M: Chrisye. Kata yang tidak lain menunjuk pada kepulauan di Indonesia, Sumatera khususnya.
Periplous menyebut kata itu dalam penjabarannya tentang 4 jenis kapal yang ditemukan di India, yang dua diantaranya sangara dan kolandiaphonta dibuktikan keasliannya adalah kapal-kapal penjelajah samudera buatan orang Indonesia. Kata kolandiaphonta pun sebenarnya merupakan suatu transkripsi dari terminologi Cina, kun-lun-po, yang berarti “kapal dari selatan”, nama Cina untuk pulau Sumatera atau Jawa.
perahu-bercadik-borobudurBahkan Bible dalam 1 Raja-raja 9:27-28 mengisahkan tentang Hiram dari 1000 SM yang mengikuti Salomo dan mempersembahkan barang bawaan kapal-kapalnya berupa emas, perak, gading, kera, serta burung merak (1 Raja-raja 10:22). Kata-kata yang notabene, setelah ditelusuri asal-usulnya tidak berasal dari bahasa Timur Tengah, Bahasa India, Sanskerta atau Pali, tetapi dari bahasa Dravida di Tamil Selatan. Suatu daerah yang mengisahkan kejayaan hebat lain dari para pelaut Indonesia.

FacebookShare

STRES DAN KORTISOL BERLEBIHAN

Cortisol_production_PIStres dapat menyebabkan pertumbuhan ragi Candida karena alasan yang sangat rasional. Stres menyebabkan pelepasan hormon khusus, kortisol (cortisol). Kortisol dapat menurunkan kinerja sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kandungan gula darah. Kandungan gula darah yang tinggi merupakan makanan bagi sel-sel ragi Candida yang memungkinkan mereka tumbuh dengan cepat. Depresi fungsi kekebalan tubuh akan menyebabkan tubuh kekurangan daya tahan terhadap pertumbuhan ragi Candida yang mendadak dan cepat. Dua macam reaksi ini cenderung terjadi karena meningkatnya hormon kortisol. Ini adalah alasan yang rasional mengapa stres dapat menyebabkan infeksi Candida.

Kortisol bersifat adiktif (menimbulkan ketagihan) bagi tubuh. Ini meningkatkan kandungan gula darah dan mengurangi inflamasi. Ada beberapa studi yang menunjukkan bahwa tubuh dapat menjadi kecanduan kortisol dan bereaksi untuk menjaga agar kandungannya tetap tinggi. Ada beberapa nutrisi sederhana yang membantu menurunkan kadar kortisol dan kembali normal dengan menimbulkan sinyal kepada sistem saraf untuk bersantai.

Dapatkan 7 botol @ 6 ml Melia Propolis hanya dengan Rp 635,000. Anda akan langsung menjadi member MLM PT Melia Sehat Sejahtera dengan peluang penghasilan hingga Rp 850,000 sehari…!!! Unduh formulir pemesanannya di SINI, lalu kirimkan e-mail order ANDA ke denggleng@yahoo.com, segera !

 

FacebookShare
DAHSYAT…!!!
Bagaimana menjadikan MLM sebagai mesin uang dengan bonus HARIAN.... Tanpa TUP POIN, tidak pakai peringkat-2an.... tidak juga janji reward muluk-muluk, cukup dengan SATU MACAM PENGHASILAN yaitu BONUS, Uang dan Produk....
Kategori
MSS Bogor Group
BOGOR DRAMAGA AGENCY
Jl. Johar I Blok C2 No. 23, Taman Pagelaran, Ciomas Bogor 16610
e-Mail: mssdramaga@yahoo.com
mssdramaga@gmail.com

Tel 0251-8634013

Contact Persons:
Ir Nuraeni (mssdramaga@yahoo.com)
0813-17908246; 0815-86104617
Dr Ir Winarso D Widodo, MS (wd_widodo@yahoo.com)
0819-31101719
UNDANGAN
PT. MSS ingin menginformasikan cara hidup sehat di dunia yang semakin tidak sehat dengan polusi, radiasi, jutaan virus, bakteri, jamur dan zat-zat racun lainnya yang siap menyerang Anda.

Oleh karena itu kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/Saudari untuk hadir di: Bogor Dramaga Agency, Jl. Johar I Blok C2 No. 23, Taman Pagelaran - Bogor. Setiap hari kerja jam 08.00 - 17.00.


Salam Sehat Sejahtera,
Ir Nuraeni
mssdramaga@yahoo.com; mssdramaga@gmail.com
Bisnis Online
Download e-Book Bisnis Online
Download eBook CafeBisnis
Cafe Bisnis, Pembelajaran Online
Bisnis Online
free counters

sejak 19 April 2011

Bisnis Anti Macet